Untag Surabaya Kolaborasi bersama HIMPSI, Implementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Jumat, 25 Maret 2022 - 11:41:52 WIB / Dibaca: 194 kali


Salah satu peran aktif Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni dengan terus memperluas jaringan kerjasama. Jumat, Untag Surabaya menerima kunjungan dari Pengurus Pusat Himpunan Psikologi Indonesia (PP HIMPSI) dalam rangka penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor Untag Surabaya – Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA. dengan Ketua Umum PP HIMPSI – Prof. Dr. Seger Handoyo, Psikolog.

Pertemuan yang berlangsung secara luring di Ruang Rapat Lantai 4 Gedung Pusat Yayasan dan Rektorat turut dihadiri Wakil Rektor I – Harjo Seputro, ST., MT. Wakil Rektor II – Dr. Abdul Halik, MM. Kepala Badan Kerjasama – Dr. Tri Pramesti, M.S. serta PP HIMPSI lainnya, (4/3). Pertemuan ini disambut hangat oleh Rektor Untag Surabaya yang juga menyampaikan rasa senang atas kerjasama ini. “Saya ucapkan terima kasih banyak kepada HIMPSI, yang saya tahu orang-orang psikologi adalah orang-orang yang penuh semangat dan selalu aktif,” ujarnya. Prof. Nugroho ingin aktivitas MoU dapat membawa Untag Surabaya lebih maju dalam proses maupun prestasi. “Mudah-mudahan kita bisa terus bersinergi karena target kami kualitas Untag Surabaya semakin hari semakin baik.”

Di kesempatan yang sama Dekan Fakultas Psikologi Untag Surabaya - RR. Amanda Pascarini, M.Si. Psikolog mengaku HIMPSI selalu mendukung setiap kegiatan yang dilakukan Fakultas Psikologi. “Salah satu contohnya ketika Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) membutuhkan asesor terkait beasiswa LPDP atau sebagai guru penggerak, selama surat izin praktik dan KTA kita masih berlaku maka akan diberikan surat rekomendasi dari PP HIMPSI untuk mendaftar sebagai calon asesor,” ujarnya.

Sebelum adanya MoU, kedua belah pihak acap kali melakukan  pengabdian masyarakat dengan menjadi relawan kebencanaan. “Sebelum turun lapangan HIMPSI membekali para relawan terkait hal yang harus diberikan ke masyarakat. Seperti cara agar bisa berdaya dan tidak bergantung pada orang lain disaat mereka harus menjadi survivor,” terang Kompartemen Pengembangan Wilayah dan Pengabdian Masyarakat PP HIMPSI.

Program kerja yang berjangka lima tahun ini melibatkan dosen, mahasiswa, dan alumni. Untuk alumni lebih pada pengembangan SDM. “Misalnya kita mau melakukan pelatihan dan alumni ada yang kompeten di bidang itu, maka dia bisa dijadikan narasumber. Tentunya harus mendapat izin dari HIMPSI,” pungkasnya.

Selain itu, HIMPSI sendiri sudah sering menyelenggarakan kegiatan di Untag Surabaya salah satunya Olimpiade Psikologi Indonesia yang pernah dilaksanakan di Gedung Graha Wiyata pada tahun 2015 lalu. Prof Seger juga menyampaikan kerjasama lainnya yang sudah dilakukan salah satunya adalah bidang pendidikan profesi Psikolog. “Ujian profesi untuk menilai kelayakan menjadi Psikolog dilakukan oleh HIMPSI. Selain itu mereka akan melakukan sumpah Psikolog disaksikan oleh HIMPSI. Setelahnya akan diberikan dua dokumen penting yakni sertifikat sebutan psikolog dan surat izin praktik,” papar Guru Besar Universitas Airlangga ini.

Amanda berharap Fakultas Psikologi Untag Surabaya tidak ketinggalan pendidikan dan pelayanan psikologi yang bermanfaat bagi masyarakat. “Artinya kita harus menjadi bagian dari proses penyelesaian masalah yang terjadi di Indonesia,” tutupnya. (oy/rz/kr)

Sumber : Humas Universitas 17 Agustus 1945 Surabayahttps://untag-sby.ac.id/